Total Tayangan Halaman

Selasa, 25 September 2012

SU 47 Berkut





Sukhoi Su-47 Berkut (Golden Eagle) adalah pesawat prototipe buatan Sukhoi Rusia, pesawat ini adalah percobaan untuk proyek pesawat tempur berkemampuan supersonik. Keunikan dari pesawat jet ini adalah sayap utamanya yang tak biasa, sayapnya dalam posisi dibalik (lihat gambar). Tapi pesawat aneh ini cuma berstatus experimental, jadi tidak ada seekorpun yang masuk dinas Angkatan Udara. Pesawat ini berharga US$ 70 juta.
SPESIFIKASI Su-47 BERKUT





Crew: 1
Panjang: 22,6 m (74 ft 2 in)
Lebar sayap: 15,16 m ke 16,7 m (49 ft 9 in to 54 ft 9 in)
Tinggi: 6,3 m (20 ft 8 in)
Wing area: 61,87 m² (666 ft ²)
Berat kosong: 16.375 kg (36.100 lbs)
Loaded weight: 25.000 kg (55.115 lb)
Max takeoff weight: 35.000 kg (77.162 lbs)
Powerplant: 2 × Lyulka AL 37FU (direncanakan) prototip terbang digunakan 2 Aviadvigatel D-30F6 afterburning
Kecepatan maksimum: Mach 2,34 [2] (2500 kmh, 1552 mph)
, Pada permukaan laut: Mach 1,31 (1.400 km / h, 870 mph [1])
Range: 3.300 km (2.050 mil)
Wing loading: 360 kg / m² (79,4 lb / ft ²)
PERSENJATAAN Su-47 BERKUT
Senapan mesin: 1 × 30 mm GSH-30-1 150 putaran
Missiles: 14 hardpoints
Missile Udara-ke-udara: R-77, R-77PD, R-73, K-74
Missile Udara-ke-permukaan: X-29T, X-29L, X-59M, X-31P, X-31A, KAB-500, KAB-1500

Senin, 20 Februari 2012

KAPAL SELAM BARU TNI AL

                                                                  (Changbogo class)


    Pembelian kapal selam baru untuk TNI AL  Indonesia,ya itulah yang dinanti nanti .Demi menjaga keamanan laut indonesia diperlukan lebih dari 2 kapal selam untuk di oprasikan di wilayah indonesia yang sangat luas perairannya ,Mengingat negara tetangga telah membeli kapal selam baru yang cukup canggih yang dapat memberikan ancaman terhadap keamanan indonesia.

    Berbagai spekulasi kapal selam yang akan dibeli indonesia muncul mulai dari Killo class (RU),Scorpene (Perancis),hingga Changbogo (Korsel)  dituding tuding akan menjadi armada kapal selam angkatan laut indonesia.

    Negara tetangga malaysia sudah mempunyai Scorepene class submarine dari perancis ,untuk itu demi mengimbangi teknologi dan menjaga keamanan laut NKRI di lihat dari spesifikasinya Killo class rusia dengan teknologi BNV nya lah yang setara untuk mengimbangi kemampuan teknologi Scorpene.

     Namun semua itu hanya tinggal harap , Killo class bukanlah kapal selam yang akan memperkuat armada kapal selam indonesia , tapi Changbogo lah yang akan memperkuat armada kapal selam Indonesia.

     Banding membandingkan, Scorpene class setara dengan U-214, sedangkan kapal selam yang dibeli indonesia adalah Changbogo class yang setara dengan U-209.dari sini sudah terlihat sangat jauh  kemampuan Changbogo dengan Scorpene ,ya Indonesia masih tertinggal dengan teknologi kapal selam yang dimiliki malaysia walaupun jumlah armada kapal selam kita lebih banyak.

    Ya ,nasi sudah menjadi bubur kita hanya dapat menerima keputusan dan kenyataan itu ,baiklah untuk melihat lebih dalam mengenai Changbogo class ini kita lihat spesifikasi berikut ini...


SPESIFIKASI 






    Secara teknis, Changbogo Class adalah lisensi dari U-209/1200 yang dibuat oleh pabrik Daewoo Shipbuilding Korea Selatan. Daewoo Shipbuilding sudah membuat 9 kapal selam sejenis untuk angkatan laut Korea Selatan. U-209 sendiri didesain untuk menghancurkan kapal selam lawan, kapal permukaan, melindungi pangkalan kawan, dan misi pengintaian. Secara umum Changbogo Class serupa dengan Atilay Class Submarine milik Turki yang memiliki penekanan pada penggunaan sistem sensor dan persenjataan buatan Jerman.

    Pada saat menyelam, kapal selam ini dapat menyelam sampai kedalaman 250 m. Dengan dilengkapi dengan 4 MTU mesin diesel, kapal selam ini dapat melaju dengan kecepatan maksimum 21 knots (posisi menyelam) dan 11 knots (posisi permukaan). Kapal ini dapat membawa 8 buah 533mm/21 inch torpedo di haluan dan dipersenjatai dengan total 14 torpedo atau 28 ranjau laut. Kapal selam ini juga mampu untuk beroperasi secara terus menerus selama 2 bulan dengan 40 orang kru. Di bawah ini merupakan tabel spesifikasi teknis dari Changbogo Class :



Entered service 1993
Crew 33-40 men
Diving depth (operational) 250 m
Diving depth (maximum) +- 285 m
Sea endurance ?
Dimensions and displacement
Length 56 m
Beam 6.2 m
Draught 5.5 m
Surfaced displacement 1 100 tons
Submerged displacement 1 285 tons
Propulsion and speed
Surfaced speed 11 knots
Submerged speed 22 knots
Diesel engines 4 x 3 810 hp
Electric motors 1 x 4 595 hp
Armament
Torpedoes 8 x 533-mm bow tubes for 14 torpedoes
Other 28 mines in place of the torpedoes

























    Di atas dapat kita lihat memang secara kemampuan, Changbogo Class cukup mumpuni untuk menjadi bagian dari satuan kapal selam TNI-AL. Ditambah, TNI-AL sudah cukup berpengalaman untuk dalam mengoperasikan Cakra Class yang notebene merupakan saudara sepupu dari Changbogo Class.

     Satu hal positif dari pengadaan alutsista dari Korea Selatan, pihak Korea Selatan sangatlah terbuka dalam proses ToT atau Transfer of Technology . Hal ini sudah terbukti dari suksesnya ToT dari pengadaan LPD oleh PT. PAL. Sangatlah mungkin apabila Changbogo Class menjadi bagian dari TNI-AL, maka proses kemandirian alutsista Indonesia akan menjadi sangat lengkap dengan penguasaan teknologi kapal selam.

    Namun demikian, patutlah diingat bahwa Changbogo Class bukanlah kapal selam dengan teknologi terbaru. Kapal selam ini merupakan kapal selam dengan teknologi tahun 80an. Maka apabila Changbogo Class menjadi bagian dari TNI-AL, maka kemampuan yang harus dimiliki haruslah mumpuni sehingga tidak menjadi sekedar anjing kampung tetapi dapat menjadi anjing herder. Changbogo Class milik TNI-AL haruslah dilengkapi dengan AIP ( Air Independent Propulsion) untuk mendongkrak daya senyapnya. Sistem kontrol, kontrol senjata, navigasi, dan pengindraan haruslah sistem yang tercanggih dan dilengkapi dengan passive towed array sonar. Selain itu untuk mendongkrak deterrence-nya, TNI-AL harus melengkapi kapal selam ini dengan VLS untuk Harpoon SSM atau Yakhont.

Minggu, 19 Februari 2012

KOREA SELATAN - AMERIKA Menguji kemampuan Anti kapal selam di laut kuning







 Angkatan Laut Amerika Serikat dan Korea Selatan akan menggelar latihan bersama anti-kapal selam di Laut Kuning pekan depan untuk menjaga serangan potensial oleh Korea Utara, kata Kementerian Pertahanan, di Seoul, Kamis.


Latihan itu akan berlangsung 20-24 Februari akan melibatkan sejumlah kapal selam dan kapal perang dari kedua negara, kata juru bicara kementerian itu kepada AFP tanpa menjelaskan lebih lanjut.


Surat kabar JoongAng Ilbo mengatakan, latihan akan melibatkan sekitar 20 kapal termasuk dua kapal Aegis dari Amerika Serikat dan satu dari Korea Selatan, serta helikopter Lynx dan pesawat pengintai P3-C anti-kapal selam.


Mengutip seorang pejabat militer Seoul, latihan itu katanya akan menjadi latihan anti-kapal selam terbesar bersama dilakukan oleh sekutu.


Kedua negara menggelar latihan anti-kapal selam bersama pada September 2010, sebulan setelah Seoul menemukan bekas motor torpedo dan menuduh Pyongyang mentorpedo kapal perang yang menewaskan 46 pelautnya di Laut Kuning Maret 2010.


Korea Utara menyangkal pihaknya menenggelamkan kapal itu. Tetapi pada November tahun itu Pyongyang menembaki sebuah perbatasan pulau, menewaskan empat warga Korea Selatan.


Latihan bersama mendatang, mendahului dua latihan besar bersama lainnya, dan terjadi pada saat yang sensitif di Korea Utara yang mengalami transisi kekuasaan.


Pyongyang telah mengambil nada memusuhi Seoul sejak Kim Jong-Un, putra bungsu mendiang pemimpin Kim Jong-Il, mengambil alih kekuasaan setelah kematian ayahnya Desember lalu.


Latihan "Pemecahan Penting" antara Korea Selatan dan Amerika Serikat akan dimulai pada 27 Februari dan berlanjut sampai 9 Maret. 


Secara terpisah, gelar latihan bersama angkatan udara, darat dan laut yang dikenal sebagai "Foal Eagle" akan dilakukan pada 1 sampai dengan 30 April.




Korea Utara mengecam latihan-latihan itu sebagai gila perang.

UFO ADALAH PROYEK MILITER NEGARA ADIDAYA?

 


    UFO,mendengar nama itu tampaknya tak asing lagi bagi kita.Nama yang identik dengan piring terbang dan sesuatu yang misterius yang membuat semua orang bertanya tanya .
 
    Hingga kini keberadaan dan kejelasan tentang pesawat ini masih dipertanyakan.Beberapa informasi tentang penampakan pesawat ini sudah banyak di perbincangkan di media massa dan menimbulkan banyak spesikulasi salah satunya adalah UFO adalah penampakan sebuah kendaraan canggih makluk luar angkasa .
   
    tapi? pernahkah anda berfikir bahwa UFO adalah kendaraan canggih kemiliteran milik negara adidaya Seperti Tentara Amerika ,Rusia,German,Inggris ,Dll. ? kalau belum kita akan membahasa di dalam artikel ini.
teknologi yang canggih yang ditampilkan oleh beberapa Penampakan UFO menurut beberapa narasumber Antara lain Adalah

1. Kemampuan terbang yang cepat








2. Kemampuan bermanufer extrime
3. Dapat diam di udara layaknya helikoper (Anti grafitasi)






4. Bentuknya yang Seperti piring atau segitiga tumpul


5. Kemampuan menghilang diradar












Dari keteranagan di atas, kita dapat membuat spekulasi bahwa UFO mungkin saja adalah proyek rahasia militer negara adidaya, mengapa demikian? coba kita bandingkan dengan teknologi kemilitrean yang sudah dipublikasikan ke media masa


1. Kemampuan terbang yang cepat









( SU-47 Berkut)


Kemampuan seperti ini sudah banyak di miliki dikalangan pesawat tempur di dunia seperti yang dimiliki oleh B-2,SU-47,SU-35,F-117,X-35,F-22,X-47,MIG-114,SU-50,dll.

2. Kemampuan bermanufer extrime










( F-22 Raptor )


Kemampuan Manufer extrime sepirti UFO juga sudah banyak diperagakan oleh banyak pesawat tempur di dunia

3. Dapat diam di udara layaknya helikoper (Anti grafitasi)









( F-35 A)


Mungkin Untuk teknologi ini masi jarang yang tau ,namun perlu saya perjelas teknologi yang di sebut sebut anti grafitasi ini sebenarnya sudah ada sejak jaman pesawat harrier milik amerika dan sekarang diterapkan lagi di pesawat F-35 dengan pengembangan lebih canggih berikut cuplikannya....

4. Bentuknya yang Seperti piring atau segitiga tumpul











Bentuk seperti ini sudah banyak kita jumpai di berbagai desain pesawat tempur seperti F-117, B-2,dan peswat terbaru rusia Mig-Skat Dll.

5. Kemampuan menghilang diradar

( F-117 & B-2 SPIRIT)
    Pesawat pesawat Rusia,China dan Amerika sudah mulai aktif menggunakan teknologi pesawat anti radar seperti ini .
    Teknologi yang biasa di sebut " STEALTH" ini sangat ampuh untuk mengelabuhi deteksi radar. Terbukti dengan berhasilnya beberapa operasi tembak strategis dan pengintaian yang dilakukan pada masa perang di IRAQ,LIBANON,LIBYA,AFGANISTAN,dll. serta pada masa sekarang ini untuk tujuan pengintaian ataupun patroli.



HIPOTESIS


Kini besar kemungkinan UFO bisa saja buatan manusia ,semua kemampuan dugaan dari penampakan UFO sudah ada dan sudah dugunakan di kalanagan kemiliteran,jadi bukan tidak mungkin UFO adalah


X PROJET

Dari militer-militer dunia yang belum kita ketahui.dan dari bentuk fisik dan fungsi fisik dilapangan mungkin ditujukan untuk :

PENGINTAIAN
Untuk mengawasi wilayah musuh atau berpatroli menjaga wilayah secara rahasia
PENGEBOMAN
Melakukan penghancuran sasaran strategis secara tepat cepat dan rahasia .
PENGAWALAN
Untuk memberikan perlidungan secara rahasia ataupun terbuka kepada Objet atau tentara di medan perang dari serangan pesawat,kapal,tantara,ataupun dari arteleri musuh . 
UNJUK KEKUATAN / PENGANCAMAN
 
( TU - 95 Bear Rusia diusir / /F -14  tomcat AS ketika terbang mendekati wilayah Kedaulatan Amerika)
Sebagai sarana unjuk kekuatan militer ke negara musuh atau pun pengacaman secara langung seperti pada masa pernang dingin.

Jumat, 18 November 2011

KOPASKA dan US NAVY SEALS LAKSANAKAN GLADI TEMPUR





Banyuwangi - Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL melaksanakan gladi tempur dengan materi pertempuran hutan (Urban Warfare) bertempat di Hutan Selogiri, Kabupaten Banyuwagi Jawa Timur, Senin (03/10). Kegiatan itu merupakan rangkaian Latihan Bersama (Latma) Flash Iron 11-02 JCET antara Kopaska TNI AL dan US Navy Seal

TNI AL BUTUH HELIKOPTER ANTI KAPAL SELAM





TNI Angkatan Laut mengincar helikopter tempur Sea Wolf untuk masuk jajaran tempur memperkuat armada laut Indonesia.

Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Suparno di Jakarta, Selasa (4/10/2011), mengatakan, helikopter tersebut memiliki fungsi perang antikapal selam. “Kami merencanakan membeli satu skuadron Sea Wolf untuk mendukung operasi pengamanan laut dan juga mampu menggelar peran antikapal selam,” kata Suparno.

Helikopter Sea Wolf buatan Amerika Serikat diketahui juga dapat berperan sebagai gunship atau dilengkapi senjata berat untuk memberi dukungan tembakan udara-permukaan.

Sebelumnya, sempat dikabarkan adanya rencana pembelian helikopter Lynx atau Super Lynx.

Selasa, 15 November 2011

Terobos Keamanan, Lukman Nekat Dekati Pesawat US Air Force




DENPASAR - Polisi masih kesulitan mengungkap motif seorang pria yang nekat menerobos Bandar Udara Ngurah Rai, Bali dan hendak mendekat ke pesawat milik Angkatan Udara Amerika Serikat (US Air Force).

"Kita belum bisa ungkap motif pelaku, sebab sampai sekarang dia masih belum bisa diajak bicara," kata Wakapolda Bali Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga.

Pria misterius tersebut hingga kini masih diamankan pihak Polsek Pelabuhan Bandara Ngurah Rai untuk kepentingan pemeriksaan.

Aksi pria asal Jawa Timur itu dilakukan pada Sabtu 12 November lalu saat pesawat kargo AS menurunkan logistik perlengkapan keamanan.

Saat itu, pelaku memanjat tembok bandara setinggi 3 meter namun ketika hendak mendekat ke pesawat langsung ditangkap petugas keamanan yang berjaga di lokasi.

Menurut Yoga, pelaku masih terus bungkam bahkan terlihat seperti orang linglung. Tak banyak dikorek dari diri pelaku termasuk tempat tinggal dan aktivitas keseharianya selama di Bali.

Pihaknya masih terus memeriksa intensif pelaku untuk mengungkap motifnya. Meski aksi tersebut dilakukan menjelang digelarnya KTT ASEAN ke-19 namun Yoga enggan berspekulasi terkait aksi teroris.

"Saya tidak ingin berandai-andai, karena yang bersangkutan belum mau berbicara, ya kita tunggu saja hasil pemeriksaanya nanti," sergahnya.

Di pihak lain, Komandan Lanud Ngurah Rai Letkol Jumarto menyatakan saat ini pengamanan bandara akan lebih ditingkatkan mengantisipasi kejadian itu agar tidak terulang.

"Saat ini ada dua helikopter jenis Black Hawk milik AS sudah tiba di Bandara Ngurah Rai," ujarnya dikonfirmasi okezone, Selasa (15/11/2011).

Disinggung kabar kedatangan mobil mewah Limousine yang khusus didatangkan Presiden Barack Obama, Jumarto mengatakan sampai saat ini belum tiba.

Dia mengaku sampai sekarang belum menerima jadwal kedatangan pesawat pembawa Limousine Obama selama KTT ASEAN dan KTT Asia Timur di Nusa Dua, Bali.

KTT ASEAN di BALI KOPASKA TNI AL IKUT SERTA PENGAMANAN






Sejumlah aparat dari berbagai kesatuan mengikuti Apel Gelar Pasukan di Lapangan Laguna, Nusa Dua, Bali, Senin (14/11). Apel Gelar Pasukan tersebut dalam rangka kesiapan dan pengecekan baik personil maupun alat-alat yang digunakan untuk pengamanan KTT ASEAN ke-19, KTT Asia Timur ke-6 serta KTT terkait lainnya pada 17-19 November di Nusa Dua, Bali.

Selasa, 08 November 2011

Terbatasnya Anggaran Pemerintah Harus Komitmen Bangun Kekuatan Utama Pertahanan Negara




Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI Syahfan Badri Sampurno mengatakan pemerintah harus lebih serius menjalankan komitmen untuk membangun postur kekuatan utama pertahanan negara.

“Meski kemampuan anggaran kita terbatas, namun komitmen tetap harus dilaksanakan,” kata Syahfan di Jakarta, Jumat.

Untuk itu, Menhan juga harus meningkatkan efisiensi anggaran dengan memperbesar porsi pemenuhan kebutuhan anggaran minimal (minimum essential force/MEF) Alutsista, dibandingkan dengan belanja operasional dan barang-barang lainnya, kata Syahfandi.

Dikatakannya bahwa kenaikan pengajuan anggaran Kementerian Pertahanan/TNI hingga 29,5 persen dari tahun sebelumnya dianggap masih belum optimal.

Hal ini dikarenakan penganggaran yang direncanakan belum memenuhi target percepatan pemenuhan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) sesuai dengan MEF Komponen Utama yang direncanakan pada 2012.

Berdasarkan laporan Menhan dalam pengajuan anggaran dan Rencana Awal Kerja Pemerintah Tahun 2012, Kemhan dan TNI mendapat alokasi anggaran Rp61,5 triliun atau naik sekitar 29,5 persen dari sebelumnya Rp47,5 triliun.

Namun dari kenaikan tersebut, ujarnya, sebagian besar digunakan untuk belanja operasional seperti gaji pegawai dan belanja barang operasional. Sedangkan program Pemenuhan Alutsista MEF Tahun 2012 baru dianggarkan Rp6 trilyun

“Sesuai Rencana Strategis Pembangunan TNI, Pemenuhan Alat Utama MEF Tahun 2012 seharusnya bisa mencapai Rp12 triliun, namun dari laporan Menteri Pertahanan ternyata baru dianggarkan Rp6 triliun. Ini masih jauh dari optimal,” ujarnya.

Karena itu, politisi PKS ini ini mendukung peningkatan anggaran pemenuhan Alutsista MEF untuk komponen utama dan memperkecil porsi belanja operasional dan barang.

Syahfan juga menyoroti permasalah yang sering muncul di Kemhan dalam hal pengadaan Alutsista.

Dalam pengamatan Syahfan, pengadaan Alustsista biasanya memakan waktu cukup lama, minimal 6 bulan, apalagi jika diimpor bisa 18-24 bulan.

Lamanya waktu pemesanan juga menjadikan proses ini rentan melanggaran peraturan perundang-undangan dan system manajemen penganggaran negara, karena akan melawati tahun anggaran yang berjalan.

Pemerintah harus memberikan kebijaksanaan untuk mengakomodir pengadaan Alutsista agar bisa dilaksanakan secara lintas tahun anggaran.

Payung hukumnya bisa dibuat dengan memasukkan klausul di Undang-Undang atau dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), ujarnya.(Sumber : Antara)

Selasa, 21 Juni 2011

TNI-AL Butuh 10 Unit Kapal Selam




Kapal Selam TNI-AL KRI Cakra.

Jakarta - Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan, Laksamana Muda TNI Susilo mengatakan, TNI Angkatan Laut setidaknya membutuhkan 10 unit kapal selam untuk kebutuhan penjagaan dan pertahanan wilayah laut Indonesia. “Saat ini kita cuma punya dua. Itu pun yang satu sedang diperbaiki,” kata Susilo ketika dihubungi Tempo, Minggu 5 Juni 2011.

Tiga kapal selam, menurut Susilo, harus selalu disiagakan masing-masing di kawasan timur, tengah dan barat perairan Indonesia. Tiga kapal selam lain untuk infrastruktur pelatihan. Sisanya, “Cadangan jika salah satu kapal selam sedang diperbaiki atau menjalani perawatan rutin,” ujarnya

Jika kebutuhan 10 kapal selam itu terpenuhi, dipastikan setiap saat selalu ada kapal selam bersiaga di wilayah laut Indonesia. Karena saat ini TNI hanya memiliki dua kapal selam, otomatis hanya satu kapal selam yang beroperasi saat yang lain menjalani perawatan. Apalagi, kapal selam harus menjalani proses kalibrasi secara rutin.

TNI AL saat ini juga belum memiliki kapal selam khusus untuk keperluan latihan. Kebutuhan kapal selam dinilai menjadi salah satu kebutuhan strategis karena kondisi perairan Indonesia yang terdiri dari banyak layer (lapisan). Perairan Indonesia juga memiliki temperatur ideal untuk beroperasinya kapal selam. Layer-layer ini membuat kapal selam sulit dilacak oleh radar musuh dan sulit ditembus oleh gelombang elektromagnetik.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Soeparno mengatakan, TNI AL sekurang-kurangnya butuh enam buah kapal selam. Saat ini TNI AL baru memiliki dua kapal selam, yakni KRI Cakra dan KRI Nenggala yang dimiliki sejak tahun 1980-an. Itu pun, KRI Cakra masih dalam perbaikan dan baru rampung Januari tahun depan. Untuk memenuhi jumlah miminal itu, “TNI AL butuh empat buah kapal selam lagi,” katanya.

Namun untuk dapat memenuhi jumlah ideal itu masih dibutuhkan waktu yang cukup lama. Pasalnya, setelah dipesan, proses pembuatan kapal selam butuh waktu bertahun-tahun. “Minimal 3 tahun,” ujar Soeparno.

Pemerintah berencana membeli dua unit kapal selam untuk melengkapi armada TNI AL pada tahun ini. “Tahun ini kami harapkan bisa eksekusi,” kata Laksamana Muda Susilo. Tim Evaluasi Pengadaan (TEP) Kementerian Pertahanan saat ini tengah menggodok rencana pembelian tersebut. Penggodokan sudah memasuki tahap memilih satu diantara tiga negara produsen yang telah mengajukan penawaran. Yakni Jerman, Perancis atau Korea

Sabtu, 04 Juni 2011

Teror bom di kapal pertamina





(sejumlah personil pasukan katak sedang melakukan penyergapan dan pembersihan kapal yang sedang di teror)







PALEMBANG - PT Pertamina Refinery Unit (RU) III Plaju-SeiGerong menggelar latihan (exercise) antisipasi aksi teroris dan kebakaran tanker di Sungai Musi yang dapat mengganggu stabilitas keamanan pelabuhan melalui Drill Exercise The International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code 2011 PT Pertamina (Persero) Marine Regional II Shipping, Kamis (26/5).

Acara ini dihadiri Kapolda Sumsel, Irjen Pol Hasyim Irianto dan GM RU III, Irwan.

Latihan ini digelar dalam rangka meningkatkan keamanan pelabuhan dari aksi penculikan, penyanderaan, pembajakan, ancaman pengeboman, evakuasi maupun lainnya.

Drill Exercise ISPS Code 2011 melibatkan TNI AL, Polri, SAR, Adpel dan Pertamina RU III sebagai tuan rumah.

Latihan dimulai adanya ancaman bom dan teroris dan berhasil dilumpuhkan Brimob Polda Sumsel. Dilanjutkan kesigapan tim SAR dan Pertamina RU III dalam menanggulangi kebakaran tongkang minyak dan evakuasi korban menggunakan helikopter dari BASARNAS di Sungai Musi.

Aksi dilanjutkan dengan kesigapan Kopaska (Komando Pasukan Katak) TNI AL melumpuhkan penyandera KM Cinta dan mengevakuasi korban cedera dengan helikopter TNI AL. Latihan diakhir dengan pemusnahan bom dari teroris oleh TNI AL.

Jumat, 03 Juni 2011

top special force indonesia (Frogman of indonesia)kopaska

Komando pasukan katak



Komando Pasukan Katak atau lebih dikenal dengan sebutan Kopaska didirikan 31 Maret 1962 oleh Presiden Sukarno untuk mendukung kampanye militer di Irian Jaya.

Kopaska berkekuatan 300 orang. Satu grup di Armada Barat di Jakarta, dan satu grup di Armada Timur di Surabaya. Tugas utama mereka adalah menyerbu kapal dan pangkalan musuh, menghancurkan instalasi bawah air, penyiapan perebutan pantai dan operasi pendaratan kekuatan amfibi.



Sejarah







Komando Pasukan Katak disingkat KOPASKA adalah pasukan khusus dari TNI Angkatan Laut. Semboyan dari korps ini adalah "Tan Hana Wighna Tan Sirna" yang berarti "tak ada rintangan yang tak dapat diatasi". Korps ini secara resmi didirikan pada 31 Maret 1962 oleh Presiden Indonesia waktu itu Soekarno untuk membantunya dalam masalah Irian Jaya. Pasukan khusus ini sebenarnya sudah ada sejak 1954.

Bapak dari Kopaska adalah Kapten Pelaut Iskak dari sekolah pasukan katak angkatan laut di pangkalan angkatan laut Surabaya. Tugas utama dari pasukan ini adalah peledakan/demolisi bawah air termasuk sabotase/penyerangan rahasia kekapal lawan dan sabotase pangkalan musuh, torpedo berjiwa (kamikaze), penghancuran instalasi bawah air, pengintaian, mempersiapkan pantai pendaratan untuk operasi amfibi yang lebih besar serta antiteror di laut/maritime counter terorism . Jika tidak sedang ditugaskan dalam suatu operasi, tim tim Detasemen Paska dapat ditugaskan menjadi pengawal pribadi VIP seperti Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.



FROGMAN of Indoesia



Kopaska - Pengamanan Pantai

Satuan Pasukan Katak Armada Barat (Satpaska Armabar)
Detasemen 1 Sabotase / anti-Sabotase (Teror)
Detasemen 2 Operasi Khusus
Detasemen 3 Combat SAR
Detasemen 4 EOD dan Ranjau Laut / Mine clearence
Detasemen 5 Underwater Demolition
Detasemen 6 Special Boat Unit
Satuan Pasukan Katak Armada Timur (Satpaska Armatim)


Detasemen 1 Sabotase / anti-Sabotase (Teror)






Detasemen 2 Operasi Khusus









Detasemen 3 Combat SAR








Detasemen 4 EOD dan Ranjau Laut / Mine clearence









Detasemen 5 Underwater Demolition








Detasemen 6 Special Boat Unit

Tugas "Manusia Katak"
Kopaska Parade

Tugas dalam Operasi Amphibi
Beach Recconaisance
Post Reconnaisance
Beach Clearing
SUROB (Surf Observation)
Operasi Khusus
Sabotase / Anti Sabotase (Teror)
Clandestein
Combat SAR
Mine Clearance Ops
Send and Pick up agent
Operasi Tambahan






PAM VIP VVIP & Vital Obj
Underwater Survey
SAR
Underwater Salvage
Factual Information Gathering

Perekrutan
Kopaska - Penyusupan Air

Anggota TNI AL (kecuali Korps Marinir)
Berdinas minimum 2 thn di KRI/Kapal Perang RI/lanal/lantamal/mabesal/kolinlamil/armada RI.
Lulus Kesamaptaan/kemampuan jasmani
Lulus Tes Ketahanan Air
Lulus Psikotest khusus
Lulus Kesehatan khusus bawah air
Secara sadar mengikuti tes dan pendidikan tanpa paksaan siapapun
Hellweek

Lama pendidikan

10 bulan
Tempat pendidikan









Di Sekolah Pasukan Katak TNI AL (SEPASKAL) / Komando Pendidikan Operasi Laut -KODIKOPSLA / Komando Pengembangan Pendidikan TNI AL - KOBANGDIKAL) Ujung Surabaya. Sebelumnya adalah di Sekolah Penyelaman TNI AL (SESELAM) PUSDIKOPSLA KODIKAL Surabaya)
Materi Pendidikan

Akademis umum Angkatan Laut (Operasi laut, navigasi, mesin, elektronika, bangunan kapal,komunikasi dan lain lain)
Kepaskaan (Doktrin Manusia Katak,Penyelaman dasar,penyelaman tempur,renang tempur,kartografi,menembak berbagai jenis senjata, mengemudi dan menangani kapal/perahu cepat dan lain lain)
Dik Komando (Dasar komando, perang hutan, jungle survival/sea survival SERE, dan lain lain, sebelum mempunyai pendidikan Komando sendiri siswa kopaska ikut dengan pendidikan komando hutan Marinir)
Terjun (Static dan AFF). Setelah melaksanakan terjun dasar mendarat di darat selanjutnya adalah spesialisasi kemampuan terjun ( statik & free fall) untuk mendarat di sasaran sasaran lepas pantai dan laut.
Intelijen Tempur
Sabotase dan kontra sabotase
Demolisi bawah air
SAR Tempur

Jumlah personel

Nil - untuk jumlah tidak pernah di ekspos karena pasukan ini mempunyai tingkat kerahasian yang tinggi dalam materi personil.
[sunting] Kegiatan saat ini

Melaksanakan Operasi khusus/Intelijen TNI dan TNI AL





Melaksanakan Operasi "Kikis Bajak"
Unit Anti Perompak Perairan Indonesia
Buru Perompak di daerah Selat Malaka
Buru Perompak di daerah Selat Sunda
Buru Perompak di daerah Bangka Belitung







Pengamanan Blok Ambalat Ambalat
Pengamanan Objek Vital Lepas Pantai Oil Rig
Latma Malindo Malaysia & Indonesia
Latma PANDU EODEX dgn Republic of Singapore Navy Naval Diving Unit / RSN-NDU secara bergantian Singapura dan Indonesia
Latma MCMEX / DIVEX dengan Tim NAVAL EOD dari 25 negara Asia Pasifik di Asia Pasifik






Latma Flash Iron / SEALEX dengan US NAVY SEAL US Navy


Latma Balance Iron dengan US Army Ranger US Army